MANAGEMENT TEAM

MANAGEMENT TEAM
Think Big, Start Small, Act Now

ANALISA USAHA

ANALISA USAHA

BUDIDAYA BEBEK PEKIN

MODAL INVESTASI

1. Buat kandang bebek (4m x 4m) 100 ekor x 2 kandang Rp 4.800.000,-

2. Sewa lahan 1 tahun Rp 1.200.000,- +

Total investasi Rp 6.000.000,-

MODAL KERJA

1. Beli DOD 200 ekor x Rp 15.000,- Rp 3.000.000,-

2. Pakan 3,75 kg/bebek/bulan x Rp 3.000/kg x Rp 4.500.000,-

200 ekor x 2 bulan

3. Biaya vaksin & vitamin Rp 750.000,-

4. Upah tenaga kerja Rp 900.000,- x 2 bulan Rp 1.800.000,-

5. Penyusutan kandang (2 tahun) Rp 200.000,-

6. Penyusutan sewa lahan (1 tahun) Rp 100.000,-

7. Biaya operasional Rp 400.000,- x 2 bulan Rp 800.000,- +

Total modal kerja Rp 11.150.000,-

PEMASUKAN

200 ekor x 1,3 kg x Rp 70.000,- = Rp 18.200.000,-

Laba = Rp 18.200.000,- -- Rp 11.150.000,-

= Rp 7.050.000,-

Kamis, 24 April 2008

Resto Bebek Butuh Pasokan

Peluang usaha rumah makan bebek tampaknya kian berkembang seiring peningkatan minat masyarakat menyantap daging bebek.

Belakangan ini penjaja menu daging bebek terlihat makin marak. Mereka menawarkan berbagai variasi masakan bebek, mulai dari bebek goreng, bebek bakar, bebek sambal hijau, bebek kebuli, tongseng, dan sebagainya. Di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, misalnya, dalam waktu sebulan terakhir muncul dua rumah makan bebek. “Perkembangan usaha rumah makan bebek ini semakin besar selama orang masih menginginkan makanan dengan menu-menu baru. Tentunya ini bisa jadi sebuah peluang bagi pemasok bebek,” ujar Antonius Kardjono, pemilik dan pengelola Rumah Makan Bebek Ginyo di Tebet, Jakarta Selatan.

Hal yang sama dibenarkan Rouf Estianda, pemilik Rumah Makan Bebek Tunjungan juga di Tebet. “Tren makan daging bebek mulai berkembang tidak hanya di pedagang kaki lima saja tapi sudah mulai ke kelas restoran. Menu yang ditawarkan juga relatif terjangkau oleh masyarakat,” komentarnya.

Komentar Rouf ada benarnya. Lihat saja warung-warung tenda di Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, dan Bekasi yang menyajikan menu bebek dengan berbagai variasinya nyaris selalu ramai diserbu pengunjung. Selain mengindikasikan minat menyantap daging bebek, maraknya warung bebek sedikit banyak juga menggambarkan bisnisnya. Seporsi menu bebek bisa mendatangkan laba bersih Rp3.000. Dengan asumsi, harga bebek Rp22.000/ekor dan tiap ekor dipotong jadi 4 bagian. Satu porsi menu bebek lengkap (nasi, lalapan dan sambal) dijual Rp12.000. Rata-rata keuntungan yang diperoleh warung kaki lima maupun outlet berkisar Rp500.000—Rp 2,4 juta/hari.

Butuh Banyak Pemasok

Pertumbuhan usaha kaki lima yang berjualan bebek goreng, menurut Sugeng Widodo, pemilik Warung Tenda Bebek Goreng Joko Putra di daerah Petogogan, Jakarta Selatan, cukup bagus. “Beberapa warung tenda yang dulunya hanya menyajikan menu ayam dan ikan lele. Kini mereka mencoba menu bebek goreng,” tambahnya. Hasilnya tidak kurang dari 10 ekor per hari mereka bisa memenuhi kebutuhan konsumennya.

Perkembangan usaha rumah makan bebek lebih cepat lagi. “Saya hanya butuh waktu 6 bulan untuk bisa membuka 3 cabang. Omzetnya pun cukup lumayan,” ungkap Rouf Estianda. Dalam sehari, rumah makannya menghabiskan 400 ekor/hari.

Sementara itu, Antonius Kardjono yang terbilang pendatang baru sanggup menjual 150 ekor/hari dengan 5 variasi menu. Sedangkan Sugeng Widodo menghabiskan sekitar 75 ekor dan Santoso pemilik Resto Tiktok Van Depok 50 ekor per hari.

Namun sayang, kebutuhan setiap warung ini seringkali terganggu karena pasokan yang seret. Padahal bagi pemilik Rumah Makan Bebek, urusan memperoleh bahan baku sangat penting. “Tak jarang saya mendapatkan jumlah bebek kurang dari kebutuhan sehari-hari. Mungkin disebabkan masih sedikitnya budidaya bebek khusus potong,” keluh A. Kardjono. Ini membuat Kardjono was-was karena pernah butuh 150 ekor/hari ternyata pemasoknya hanya sanggup mengirim 50 ekor. Sisanya harus dicari sendiri. Padahal itu tidak mungkin dilakukannya.

Hal yang sama juga dialami Sugeng Widodo. Bahkan ia pun harus mencari sendiri ke pasar-pasar di seputar Jakarta. “Memang hanya 75 ekor per hari kebutuhan warung saya. Tapi kalau hanya ada separuhnya, ‘kan kasihan pelanggan setia saya yang ingin makan bebek, saat datang, bebek sudah habis,” jelasnya.

Rouf Estianda pun mengaku seringkali kehabisan bahan baku. “Kadang target stok tidak terpenuhi dari satu supplier saja,” katanya.

Untuk menjaga agar jangan sampai kekurangan, Kardjono menyiasatinya dengan tidak mengandalkan satu pemasok. Dia terpaksa harus mencari banyak pemasok.

Menghilangkan Rasa Amis dan Alot

Selain peluang yang masih terbuka, bisnis warung bebek menghadapi tantangan untuk menghilangkan kesan daging bebek alot dan amis. Dengan teknik pengolahan yang tepat, daging bebek pun bisa tampil menjadi sajian yang empuk dengan cita rasa menggoda. Syukurlah, citra daging alot dan amis sudah mulai berkurang di beberapa warung tenda dan rumah-rumah makan yang menyajikan menu bebek.

Beberapa rumah makan bebek memiliki kiat tersendiri agar bisa mendapatkan olahan bebek yang prima. Usaha yang dilakukan meliputi dari pemilihan bahan baku, tatacara pengolahan, hingga bumbunya.

Sugeng Widodo misalnya, memilih bebek yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Soalnya, menurut Kardjono, “Bebek yang terlalu tua dagingnya sangat alot, sementara yang terlalu muda, dagingnya sedikit.

Para penyaji bebek itu umumnya biasa mendapatkan bebek yang sudah dibuang bulunya dari pemasok. Daging bebek ini tidak langsung diolah tapi melalui tahapan lain, yaitu pemeriksaan sisa bulu yang mungkin tidak tercabut. “Ini penting agar pengunjung tidak kecewa atau merasa jijik melihat bulu bebek yang masih ada di daging tersebut,” terang Kardjono. Setelah tak ada lagi sisa bulu yang tertinggal, barulah bebek dipotong menjadi 4 bagian, lalu bebek pun siap diolah. Satu hal lagi, saat mengolah selama sekitar 3 jam itu, gunakanlah api kecil. “Dengan api kecil, bumbu lebih meresap, daging bebeknya pun menjadi lebih empuk,” alasan Kardjono.

Sedangkan menurut Sugeng Widodo, bebek yang siap diolah ini harus dimasak selama 5 jam dengan api sedang supaya bumbunya lebih meresap. Pas digoreng bebek akan terasa empuk dan gurih.

Kiat Rouf Estianda lain lagi. Agar daging empuk dan tidak amis, bebek diolah dalam kuali tanah liat. Dalihnya, supaya matangnya bersamaan dan bumbunya meresap.

Agus, Rauf, Kardjono, Santoso, pun menyajikan bervariasi menu seperti bebek kremes, nasi bebek kebuli, bebek sambel hijau, tongseng bebek, gulai bebek cabai hijau, rendang bebek dan lain sebagainya.

Tri Mardi Rasa, Selamet Riyanto

8 komentar:

Heru Nugroho mengatakan...

Saya Heru Nugroho dari RPB Sawangan Depok. Kebetulan kami sedang promosi daging bebek peking untuk Parting seperti kebutuhan restaurant yang bapak jalankan.

Hanya saja bebek yang anda gunakan adalah bebek lokal. sedangkan saya menyediakan bebek peking yang di ternak lokal. Berat bebek peking per ekornya bisa 1,5 Kg s/d 3,5 Kg.

Khusus untuk pengusaha restaurant seperti anda kami akan memberikan harga yang sangat murah bahkan lebih murah dari harga bebek lokal.


Jika berminat dan ingin mengetahui lebih lanjut lagi silahkan menghubungi saya 021-32492708.


Terima Kasih'

PRATAMA-TRADING mengatakan...

Jual Bungkil Kedelai
Harga : Rp 4.500
Kadar protein : 44- 50%
Quantity : Banyak ( sesuai permintaan)

Jual bungkil kelapa
Harga : Rp 2.200
Kadar protein : 18.5%
Quantity : Banyak ( sesuai permintaan)

Jual Jagung Pecah
Harga : Rp 2.200
Kadar air : 14%
Quantity : Banyak ( sesuai permintaan)

Jual minyak ikan ( kw II )
Harga : Rp 9.000
Quantity : banyak ( sesuai permintaan)

Jual Tepung Ikan
Harga : Rp 4500
Kadar protein : 40- 50%
Quantity : Banyak ( sesuai permintaan)

Jual Makanan Ayam & Bebek ( unggas)

Konsentrat komplit.
Harga : Rp 3.700/ kg
Kadar protein : 22- 25%
Quantity : banyak ( sesuai permintaan)

085222459971
interbiz2009@gmail.com

Bebek Paradise mengatakan...

Saya Abubakar Riry dari bebek paradise sedang promosi bebek potong lokal ubtuk kebutuhan restoran.
dengan perincian sbb:

Bebek hidup 1,2 - 1,3 Kg Rp. 25.000
Bebek potong 1,2 - 1,3 Kg Rp. 28.000

Siap antar
Hub: 081510732832/081317185218
Bekasi
stock banyak

Supply Bebek Pedaging mengatakan...

Sedia bebek afkir dalam jumlah banyak baik hidup ataupun dalam bentuk karkas. harga nego yang penting saling menguntungkan silahkan hub Arip 08138504008 Cikarang bekasi

Ratu Opi mengatakan...

Kami peternak bebek yang berlokasi disekitar Jakarta menjual Bebek Potong / Pedaging dalam bentuk karkas dengan harga murah.

Ukuran berat :
- 0,6 kg - harga Rp. 24.000
- 0,8 kg - harga Rp. 28.000
- 1,0 kg - harga Rp. 36.000

Dapat menghubungi :
021 - 9222 4485, 0856 7282 035

Info lengkap kunjungi http://ratuopi.blogspot.com

Director mengatakan...

saya peternak bebek JAWA, bisa suply 300 ekor per minggu dalam bentuk karkas ataupun hidup

karkas 0.6-08=24.000-28.000
hidup 0.7-1.2 = 23.000- 27.000

silahkan datang langsung dan bayar langsung di alamat kami
Yudi Kayanto
081225482273

Jangkar Groups mengatakan...

Saya peternak bebek potong di wilayah indramayu dengan kapasitas 5000 ekor bebek. Bagi anda yang membutuhkan bebek ataupun kerjasama, silahkan hubungi fauzi di nomer hp/whatsapp: +628170063222 web: jangkargroups.blogspot.com

bsw mengatakan...

Jual bebek potong siap supplai areal bandung dst dalam jumlah partai besar atau kecil
Telp / sms : 0817212268

http://bebekpotongbandung.blogspot.com/